BENGKULU — Timnas Indonesia dipastikan melewati putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia berkat posisi ke-21 di peringkat FIFA Asia. Drawing putaran kedua dijadwalkan 15 Desember 2026, dengan Garuda diproyeksikan menempati pot tiga.
Posisi Indonesia di peringkat ke-116 dunia menjadi kunci. Dari 46 negara Asia yang bersaing, 26 tim dengan peringkat terbaik berhak langsung masuk putaran kedua, sementara 20 tim lain harus menjalani putaran pertama pada 22–30 Maret 2027.
Drawing Kualifikasi Piala Dunia 2030 zona Asia akan digelar 15 Desember 2026. Penentuan 26 tim yang mendapat tiket langsung mengacu pada peringkat FIFA periode November 2026.
Di putaran kedua, Timnas Indonesia diproyeksikan menempati pot tiga. Setiap pot berisi sembilan negara yang kemudian dibagi ke dalam sembilan grup berbeda.
Pot tiga kemungkinan dihuni Kirgistan, Lebanon, Korea Utara, Malaysia, Kuwait, Filipina, dan India. Satu tempat lainnya akan ditentukan melalui pengundian acak dari tim yang lolos putaran pertama atau masuk pot empat.
Komposisi ini membuat Indonesia tidak akan bertemu Malaysia dan Filipina di putaran kedua. Calon lawan Garuda baru diketahui setelah proses pengundian resmi dilakukan.
Pada Kualifikasi Piala Dunia 2026, Asia mendapatkan jatah delapan tiket lolos langsung ke putaran final. Sistem serupa disebut akan kembali diterapkan pada edisi 2030.
Bagi Indonesia, bye ke putaran kedua memberi waktu persiapan lebih panjang. Skuad Garuda bisa memanfaatkan periode Maret 2027 untuk uji coba dan pemantapan taktik, tanpa terbebani laga kompetitif putaran pertama.