Dana Desa Seluma 2026 Turun Drastis Jadi Rp 53,5 Miliar, 43 Desa Belum Ajukan Pencairan Tahap II

Penulis: Syahrul Karim  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:18:31 WIB
Kepala Dinas PMD Kabupaten Seluma menyatakan 43 desa belum mengajukan pencairan Dana Desa tahap II karena masih menyelesaikan laporan pertanggungjawaban tahap pertama.

SELUMA — Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Seluma, Nopetri Elmanto, menyebut puluhan desa tersebut masih menyelesaikan laporan pertanggungjawaban dana desa tahap pertama. Hal ini menjadi syarat utama sebelum pengajuan pencairan termin berikutnya bisa diproses.

"Untuk saat ini kawan-kawan sudah menyalurkan ADD sampai bulan Juni dan sudah masuk 70 persen untuk gaji Mei dan Juni. Khusus Dana Desa (DD), tinggal 43 desa lagi yang belum mengajukan," ujar Nopetri.

Rata-Rata Desa Hanya Terima Rp 200-300 Juta

Di tengah proses pencairan yang berjalan, kabupaten ini justru menerima kabar kurang menggembirakan terkait pagu anggaran. Data Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Seluma mencatat total pagu DD tahun 2026 anjlok hingga 62,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2025, pagu Dana Desa di Seluma mencapai lebih dari Rp 142 miliar. Adapun pagu tahun 2026 hanya sebesar Rp 53,5 miliar. Dampaknya, tidak ada lagi desa yang mendapatkan kucuran dana di atas Rp 1 miliar seperti tahun lalu.

Rata-rata desa di Seluma kini hanya memperoleh alokasi anggaran berkisar antara Rp 200 juta hingga Rp 300 juta. Kondisi ini memaksa pemerintah desa untuk lebih selektif dalam menyusun skala prioritas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Kapan 43 Desa Menyusul?

Pihak Dinas PMD berharap sisa desa yang belum mengajukan dapat segera menuntaskan laporan tahap pertama. Dengan begitu, proses pencairan Dana Desa tahap kedua bisa dipercepat dan program-program desa tidak ikut tersendat di tengah penurunan anggaran.

"Kami berharap sisa desa tersebut dapat segera menyelesaikan laporan tahap pertama agar proses pencairan tahap kedua bisa dipercepat," kata Nopetri.

Penurunan pagu yang signifikan ini menjadi tantangan tersendiri bagi 182 desa di Seluma. Pemerintah desa dituntut lebih inovatif mengelola anggaran yang lebih ramping agar pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur dasar tetap berjalan optimal.

Reporter: Syahrul Karim
Sumber: rbtv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top