BOJONEGORO — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak melulu soal pembangunan jalan atau jembatan. Di sela-sela pekerjaan fisik, prajurit Satgas terlihat menyatu dengan denyut ekonomi warga.
Serda Rizky Fislamy Septianto, Danru 3 SST-2 SSK Satgas TMMD ke-129, terlihat luwes mengayunkan cangkul di lahan pertanian milik warga. Dengan masih mengenakan pakaian dinas lapangan (PDL) loreng, ia membantu proses penanaman bibit tembakau yang menjadi komoditas utama setempat.
Kehadiran prajurit di tengah hamparan sawah itu disambut antusias para petani. Menurut Serda Rizky, membantu petani adalah bagian dari upaya membangun kedekatan emosional dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD.
“Membantu petani merupakan bagian dari upaya kami untuk membangun kedekatan dengan masyarakat selama pelaksanaan TMMD,” ujar Serda Rizky.
Prajurit asal Tuban ini menegaskan bahwa petani memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas perekonomian desa. Karena itu, jajarannya terus berupaya hadir dan membantu semampunya ketika melihat warga sedang bekerja di sawah.
“Selain melaksanakan tugas TMMD, kami juga ingin ikut membantu warga dalam aktivitas sehari-hari. Kalau ada kesempatan, kami senang bisa turun langsung ke sawah dan membantu petani,” tuturnya.
Pemandangan prajurit yang ikut membungkuk di antara tanaman tembakau menjadi tontonan tersendiri bagi warga. Bagi mereka, TNI tidak hanya datang untuk membangun infrastruktur, tetapi juga ikut merasakan langsung denyut kehidupan masyarakat.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Mereka tidak hanya membangun jalan, tapi juga mau membantu kami di sawah. Ini baru namanya TNI manunggal dengan rakyat,” kata salah satu petani, Mbah Pardi (65).
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan semangat kemanunggalan yang menjadi ruh pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo. Program tersebut memang tidak hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, kesehatan, pendidikan, hingga penguatan sektor ekonomi warga.
Turun langsung membantu petani menjadi salah satu cara sederhana Satgas TMMD untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong semangat gotong royong di Desa Kesongo. Di tengah hamparan sawah dan aktivitas penanaman tembakau, kebersamaan antara prajurit dan warga pun kembali terlihat—sebuah langkah kecil, tetapi memiliki makna besar dalam membangun kedekatan TNI bersama rakyat.