BENGKULU — GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 memang selalu jadi barometer kesehatan industri otomotif nasional. Tahun ini, ajang yang digelar di ICE BSD City tersebut menampilkan rentang harga ekstrem: dari kendaraan listrik perkotaan yang ramah kantong hingga mobil sport Jerman dengan teknologi balap. Dua nama menjadi ikon di ujung spektrum yang berbeda: VinFast VF 3 dan Mercedes-AMG GT 63 PRO 4MATIC+.
Mercedes-Benz Indonesia resmi meluncurkan AMG GT 63 PRO 4MATIC+ sebagai mobil termahal di GIIAS 2026. Harganya tembus Rp9,8 miliar (OTR Jakarta), belum termasuk PPh Pasal 22 untuk kendaraan mewah. Ini bukan sekadar mobil sport; ini pernyataan status.
Di balik kapnya tertanam mesin 4.0 liter V8 biturbo yang menghasilkan 612 hp dan torsi 850 Nm. Tenaga itu disalurkan ke keempat roda melalui transmisi AMG Speedshift 9G dan sistem penggerak semua roda AMG Performance 4MATIC+. Hasilnya? Akselerasi 0-100 km/jam dalam 3,2 detik dan kecepatan puncak lebih dari 315 km/jam.
Harga selangit itu tidak datang dari mesin saja. AMG GT 63 PRO dibekali rem keramik karbon berperforma tinggi, suspensi adaptif AMG Ride Control, serta paket aerodinamika aktif yang menjaga stabilitas di lintasan. Interiornya juga tidak main-main: kulit Nappa, jok AMG Performance, dan sistem infotainment MBUX terkini.
Di ujung lain, VinFast VF 3 hadir sebagai penantang paling serius di segmen mobil listrik murah. Lewat program promosi di GIIAS 2026, SUV mungil asal Vietnam ini dibanderol mulai sekitar Rp155 juta. Angka itu membuatnya menjadi mobil termurah di pameran.
VF 3 ditenagai satu motor listrik di roda belakang dengan baterai 18,6 kWh. Jarak tempuhnya diklaim mencapai lebih dari 200 kilometer (standar NEDC) dalam sekali pengisian. Untuk mobilitas harian di dalam kota, angka itu lebih dari cukup.
Meski murah, fiturnya tidak telanjang. Ada layar infotainment, konektivitas digital, kamera parkir, dan fitur keselamatan dasar. Desainnya yang mirip SUV kompak juga memberi nilai lebih dibanding city car konvensional di kelas harga yang sama. Target pasarnya jelas: anak muda, keluarga kecil, atau pembeli mobil pertama yang ingin langsung lompat ke kendaraan listrik.
Jika dihitung, perbedaan harga antara AMG GT 63 PRO dan VF 3 mencapai sekitar Rp9,645 miliar. Artinya, dengan uang untuk membeli satu unit Mercedes-AMG, Anda bisa membawa pulang lebih dari 63 unit VinFast VF 3.
Yang perlu dicatat, harga Rp155 juta untuk VF 3 adalah harga promosi selama pameran. Belum ada kepastian apakah angka itu akan bertahan setelah GIIAS 2026 berakhir. Sementara untuk AMG GT 63 PRO, harga Rp9,8 miliar adalah posisi resmi di Jakarta—belum termasuk pajak tambahan yang bisa membuat harganya membengkak lagi.
Kehadiran dua mobil ini di pameran yang sama menunjukkan bahwa pasar otomotif Indonesia tidak lagi satu dimensi. Ada pembeli yang mencari kendaraan kedua untuk gaya hidup, dan ada juga yang mencari kendaraan pertama yang murah untuk ditinggali. GIIAS 2026 mengakomodasi keduanya.