BENGKULU — Di tengah duka dan keterpurukan pascakebakaran, jajaran Polresta Bengkulu turun langsung memberikan bantuan paket sembako kepada warga terdampak di wilayah Kota Bengkulu. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Rahmad Hidayat, didampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan para Kapolsek jajaran.
Bantuan berupa bahan kebutuhan pokok ini diperuntukkan bagi puluhan keluarga yang rumahnya rusak atau hangus dilalap api. Meski nilainya tidak sebanding dengan kerugian materi yang diderita, kehadiran bantuan ini diharapkan bisa menjadi penyangga bagi warga untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari selama masa pemulihan.
Kapolresta Bengkulu Kombes Pol Rahmad Hidayat menegaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud komitmen Polri untuk hadir di tengah masyarakat, bukan hanya dalam tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam situasi kemanusiaan. Menurutnya, kebakaran meninggalkan dampak panjang yang tidak hanya berupa kehilangan tempat tinggal, tetapi juga berbagai kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi setelah api padam.
“Bantuan ini mungkin belum seberapa dibandingkan dengan kerugian yang dialami masyarakat. Namun, ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami ingin warga mengetahui bahwa Polri hadir dan tidak membiarkan mereka menghadapi musibah seorang diri,” kata Rahmad dalam keterangannya, Kamis.
Suasana penyaluran bantuan berlangsung penuh keakraban. Para personel tampak berinteraksi langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, dan memberikan semangat agar tetap tabah menghadapi cobaan. Salah seorang perwakilan korban mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian dari kepolisian di tengah keterbatasan yang mereka alami.
“Kami sangat berterima kasih kepada Kapolresta dan seluruh anggota yang sudah datang langsung. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Perhatian seperti ini membuat kami merasa tidak sendirian menghadapi musibah,” ungkapnya.
Di sela-sela kegiatan, Rahmad juga memberikan arahan khusus kepada seluruh personel yang bertugas. Ia meminta agar setiap anggota memiliki kepekaan sosial yang tinggi dan tidak ragu memberikan bantuan ketika menemukan masyarakat yang sedang berada dalam kondisi sulit. Menurutnya, kepedulian sosial bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, melainkan seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh personel untuk terus peka terhadap lingkungan sekitar. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan, mari kita hadir sesuai kemampuan yang kita miliki,” ujarnya.
Rahmad menambahkan, hubungan antara polisi dan warga tidak hanya dibangun melalui pelayanan keamanan, tetapi juga melalui aksi nyata ketika masyarakat menghadapi persoalan. Ia berharap bantuan ini dapat menjadi modal bagi para korban untuk kembali bangkit dan menata kehidupan mereka. Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran bantuan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.