Bupati Kaur Gusril Pausi Kukuhkan 30 Anggota Paskibraka untuk HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Berpesan Jaga Kesehatan

Penulis: Afrizal Hidayat  •  Minggu, 16 Agustus 2026 | 10:05:01 WIB
Bupati Kaur Gusril Pausi mengukuhkan 30 anggota Paskibraka dalam prosesi khidmat di Rumah Dinas Bupati, Sabtu malam.

KAUR — Bupati Kaur Gusril Pausi mengukuhkan 30 anggota Paskibraka dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di Rumah Dinas Bupati pada Sabtu malam. Mereka akan mengemban tugas mengibarkan dan menurunkan duplikat bendera pusaka pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Kaur.

Pengukuhan ini menjadi puncak dari rangkaian seleksi dan pembinaan yang dijalani para pelajar terbaik dari berbagai sekolah di Kabupaten Kaur. Sebelum resmi dikukuhkan, mereka menjalani latihan fisik dan mental secara intensif untuk memastikan kesiapan bertugas pada 17 Agustus mendatang.

Bupati: Kalian Terpilih Melalui Perjuangan yang Luar Biasa

Dalam sambutannya, Gusril menyampaikan apresiasi atas perjuangan para anggota Paskibraka selama proses seleksi. Ia menegaskan bahwa mereka adalah putra-putri terbaik daerah yang berhasil melewati tahapan panjang.

"Anak-anakku sekalian adalah putra-putri terbaik Kabupaten Kaur. Kalian terpilih bukan melalui perjuangan yang biasa-biasa saja. Ada proses seleksi dan latihan yang luar biasa. Setiap hari kalian berlatih, menghadapi panas, dingin, berkeringat, dan semua itu merupakan bagian dari perjuangan," ujar Gusril.

Pesan Bupati: Jaga Kesehatan dan Jangan Tegang Saat Bertugas

Gusril berpesan agar seluruh anggota Paskibraka menjaga kondisi kesehatan dan tidak terlalu tegang ketika menjalankan tugas pada upacara nanti. Ia menekankan bahwa kesiapan mental sama pentingnya dengan kesiapan fisik.

"Walaupun harus berkeringat dan pakaian menjadi kotor, itu tidak masalah. Pakaian bisa dicuci. Yang terpenting adalah semangat dan keseriusan kita dalam menjalankan tugas serta mengisi kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.

Latihan Dimaknai sebagai Bentuk Penghormatan kepada Pahlawan

Menurut Gusril, seluruh rangkaian latihan yang dijalani para Paskibraka bukan sekadar persiapan teknis upacara. Latihan tersebut juga menjadi wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Ia berharap pengalaman selama proses seleksi, pembinaan, dan latihan menjadi bekal berharga bagi para anggota Paskibraka. Bukan hanya saat bertugas pada 17 Agustus, tetapi juga dalam membentuk karakter disiplin, tangguh, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Renovasi Rumah Dinas Tak Kurangi Kekhidmatan Prosesi

Dalam kesempatan tersebut, Gusril menyampaikan permohonan maaf karena Rumah Dinas Bupati masih dalam proses renovasi sehingga kegiatan pengukuhan belum dapat dilaksanakan sepenuhnya di dalam ruangan. Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi makna pengukuhan.

Para anggota Paskibraka tetap mengikuti prosesi dengan penuh khidmat sebagai tanda kesiapan mengemban tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Gusril juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan pengasuh yang telah mendampingi serta membimbing para anggota selama menjalani latihan.

"Terima kasih kepada seluruh pelatih dan pengasuh yang telah membimbing anak-anak kita. Semoga seluruh perjuangan dan latihan yang telah dilakukan menjadi bekal bagi mereka untuk menjalankan tugas dengan baik," tuturnya.

Dengan dikukuhkannya 30 anggota Paskibraka tersebut, mereka kini resmi menjadi bagian dari pasukan yang akan mengemban tugas penting dalam rangkaian upacara kemerdekaan di Kabupaten Kaur. Bupati berharap seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan dengan baik sehingga upacara berlangsung khidmat.

Reporter: Afrizal Hidayat
Sumber: nuansabengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top