BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyebut persatuan dan kesatuan merupakan syarat mutlak bagi Indonesia untuk mewujudkan target pertumbuhan ekonomi hingga delapan persen. Menurutnya, kekayaan alam yang melimpah dan iklim tropis yang ideal tidak akan berarti apa-apa apabila bangsa ini terpecah belah.
“Modal Indonesia untuk menjadi negara dengan angka pertumbuhan delapan persen itu adalah persatuan-kesatuan,” kata Helmi Hasan di Bengkulu, Senin.
Ia menekankan bahwa keberagaman agama, suku, dan latar belakang yang ada di Indonesia justru menjadi kekayaan bangsa. Perbedaan tersebut, lanjutnya, tidak boleh menjadi penghalang untuk bersama-sama membangun negeri.
Helmi Hasan menegaskan semangat persatuan ini harus diwujudkan dalam pembangunan di tingkat daerah. Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini masih memprioritaskan anggaran untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di sektor infrastruktur.
“Perbedaan-perbedaan itu tidak boleh menjadikan kita tidak bisa bersatu untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat adalah bukti nyata dari kekuatan persatuan. Momentum peringatan kemerdekaan harus dimaknai sebagai penguatan komitmen bersama, bukan sekadar seremoni tahunan.
Gubernur Bengkulu menyebut Indonesia memiliki modal besar untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tersebut. Hal ini didukung oleh sumber daya alam yang melimpah serta kondisi iklim yang tidak dimiliki banyak negara lain.
“Kalau bicara sumber daya alam, Indonesia terbaik diberikan Tuhan. Kalau bicara tentang iklim, iklim terbaik itu ada di Indonesia, sehingga syarat untuk sampai kepada angka pertumbuhan delapan persen itu adalah persatuan dan kesatuan,” kata dia.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memaknai perayaan ulang tahun bangsa dengan memberikan dampak positif di tengah masyarakat. Helmi Hasan juga menyampaikan selamat HUT Republik Indonesia bagi seluruh rakyat Indonesia.