BENGKULU — Kecelakaan maut itu melibatkan empat kendaraan: ambulans Suzuki APV D 1142 AFZ, truk Hino BE 8501 PV, Toyota Innova G 1480 BK, dan Toyota Avanza B 2058 UOR. Kasat Lantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah menyebut kecelakaan terjadi di jalur Jakarta-Semarang, tepatnya wilayah Kecamatan Gringsing.
Berdasarkan olah tempat kejadian perkara (TKP), ambulans melaju dari arah barat menuju timur. Saat tiba di lokasi, kendaraan tersebut diduga kurang konsentrasi hingga menabrak bagian belakang samping kanan truk Hino yang berjalan searah di depannya.
"Ambulans diduga kurang konsentrasi kemudian menabrak bagian belakang samping kanan truk," kata AKP Eka Hendra Ardiansyah, Rabu (19/8/2026).
Setelah menghantam truk, ambulans oleng ke kanan dan menabrak Toyota Innova yang melaju di lajur kanan. Benturan keras itu membuat roda cadangan truk Hino terlepas dan menghantam bagian depan Toyota Avanza yang berada di belakang ambulans.
Akibat kejadian ini, satu orang dilaporkan tewas di lokasi kejadian. Dua korban lainnya mengalami luka parah dan dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi korban dan mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat. Arus lalu lintas di ruas tol sempat terganggu selama proses evakuasi berlangsung, namun berangsur normal kembali setelah kendaraan yang terlibat dievakuasi ke kantor polisi terdekat.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan ini. Faktor human error, khususnya kurangnya konsentrasi pengemudi ambulans, menjadi dugaan awal penyebab insiden.
Kecelakaan ini menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan berkendara di jalan tol, terutama pada jam-jam rawan kelelahan seperti dini hari. Pengemudi diimbau untuk selalu menjaga kondisi fisik dan mental, serta mematuhi batas kecepatan yang telah ditentukan.