BENGKULU — Gelaran undian tabungan masyarakat ini menjadi ajang pembuktian kemampuan daerah dalam mengelola event berskala nasional. Wakil Bupati Kepahiang, Ir. H. Abdul Hafizh, M.Si., yang hadir dalam acara tersebut menegaskan bahwa malam puncak ini bukan sekadar seremoni pengundian, melainkan momentum strategis untuk mendekatkan masyarakat dengan lembaga keuangan milik daerah.
"Ini bukan hanya ajang pengundian; ini adalah momen kebersamaan yang menghubungkan masyarakat dengan lembaga keuangan daerah. Kami bangga Bengkulu dipercaya menjadi tuan rumah, dan semoga acara ini memperkuat rasa saling percaya antara bank daerah dan masyarakat," ujar Abdul Hafizh di sela-sela acara.
Panitia memastikan seluruh mekanisme penarikan undian berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Proses pengundian diawasi langsung oleh notaris serta pejabat terkait untuk menjamin keadilan bagi seluruh peserta dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia.
Kehadiran perwakilan BPD dari berbagai provinsi menambah nilai strategis acara ini. Selain menjadi bentuk apresiasi kepada nasabah loyal, undian tahunan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana promosi produk simpanan dan penguatan inklusi keuangan di tingkat daerah.
Rangkaian acara tidak hanya berfokus pada proses pengundian. Panitia turut menghadirkan grup musik nasional Ungu sebagai hiburan penutup, yang membuat suasana malam puncak semakin meriah dan terbuka untuk publik.
Masyarakat yang hadir mengapresiasi penyelenggaraan yang tertib dan penuh hiburan. Suasana sukacita terlihat jelas saat nama-nama pemenang diumumkan, mulai dari ratusan doorprize hingga hadiah utama.
Direktur Bank Bengkulu menyatakan komitmen institusinya untuk terus meningkatkan layanan dan menjangkau lebih banyak nasabah. Program-program inovatif akan terus dikembangkan guna memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap bank milik pemerintah provinsi tersebut.
Acara ditutup dengan penyerahan hadiah simbolis kepada pemenang utama dan penampilan pamungkas dari grup Ungu. Panitia menegaskan seluruh proses undian berjalan tanpa kendala berarti, menutup malam dengan harapan baik bagi semua pihak yang terlibat.