Arsenal sukses membalikkan keadaan saat menjamu Chelsea di pekan ketiga Liga Inggris 2026/27. Tertinggal lebih dulu, The Gunners menang 2-1 lewat gol Kai Havertz dan Martin Odegaard di Emirates Stadium, Minggu (6/9) malam WIB.
JAKARTA — Arsenal keluar sebagai pemenang dalam derby London dengan menekuk Chelsea 2-1 pada pekan ketiga Liga Inggris 2026/27 di Emirates Stadium, Minggu (6/9) malam WIB. Kemenangan ini membawa The Gunners ke peringkat kedua klasemen sementara dengan koleksi sembilan poin, sama dengan Manchester City yang berada di puncak klasemen.
Sementara itu, Chelsea harus puas menempati peringkat keempat dengan enam poin dari tiga laga. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi The Blues yang tampil percaya diri di awal musim.
Arsenal mengawali laga dengan buruk. Chelsea mengejutkan tuan rumah ketika laga baru berjalan dua menit. Morgan Rogers menerima umpan di tepi kotak penalti sebelum melepaskan tembakan akurat ke sisi kiri gawang David Raya.
The Gunners mencoba merespons dengan meningkatkan tekanan. Sempat mencetak gol melalui Riccardo Calafiori pada menit ke-12, namun gol tersebut dianulir VAR karena terdapat offside dalam prosesnya.
Tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-25. Kai Havertz menerobos pertahanan Chelsea setelah menerima umpan matang, lalu melepaskan tembakan terarah ke sudut kanan bawah untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Arsenal langsung mengambil inisiatif setelah jeda. Martin Odegaard membawa tuan rumah berbalik unggul pada menit ke-50. Menerima umpan matang dalam skema serangan cepat, kapten Arsenal itu melepaskan tembakan keras ke bagian atas gawang untuk membuat skor menjadi 2-1.
Chelsea berusaha mengejar ketertinggalan. Malo Gusto memperoleh ruang di tepi kotak penalti pada menit ke-61, tetapi tembakannya melambung di atas mistar. Dua menit berselang, Cole Palmer menciptakan peluang emas, namun tendangannya masih mampu diamankan David Raya.
The Blues terus menekan hingga menit-menit akhir. Estavao mencoba peruntungan lewat aksi individu sebelum melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti pada menit ke-89. Raya kembali tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan untuk menggagalkan peluang tersebut.
Penampilan David Raya layak menjadi sorotan utama. Beberapa penyelamatan krusialnya di babak kedua menjadi kunci utama keberhasilan Arsenal mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang.
Di sisi lain, duet Kai Havertz dan Martin Odegaard kembali membuktikan ketajamannya. Keduanya menjadi motor serangan Arsenal dan berhasil membalikkan keadaan saat timnya tertinggal lebih dulu.
Kemenangan ini sekaligus menjadi sinyal kuat bagi Arsenal untuk bersaing di papan atas klasemen musim ini. The Gunners mengoleksi sembilan poin dari tiga pertandingan, sejajar dengan Manchester City di posisi teratas.