Polda Bengkulu Minta Maaf, Oknum Polisi Gestur Julurkan Lidah ke Demonstran Hari Tani Dikenai Tindakan Disiplin

Penulis: Yusrizal Ahmad  •  Selasa, 29 September 2026 | 10:46:01 WIB
Polda Bengkulu menyampaikan permohonan maaf resmi atas gestur oknum personel saat pengamanan aksi unjuk rasa Hari Tani.

BENGKULU — Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Bengkulu mengevaluasi insiden gestur tidak terpuji yang dilakukan Bripka MMG saat pengamanan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Bengkulu. Evaluasi dilakukan setelah rekaman video oknum tersebut menjulurkan lidah ke arah massa demonstran beredar luas di media sosial dan menuai sorotan publik.

Permohonan maaf resmi disampaikan Polda Bengkulu melalui akun resminya pada Senin (28/9/2026), empat hari setelah aksi berlangsung. Oknum personel yang bersangkutan telah diamankan dan diberikan sanksi disiplin untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Gestur Provokatif Muncul Saat Situasi Aksi Memanas

Aksi unjuk rasa yang digelar dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional itu diikuti massa yang menyampaikan aspirasi terkait persoalan agraria dan hak atas tanah. Situasi di lokasi kemudian memanas hingga terjadi bentrokan antara massa aksi dan aparat kepolisian.

Petugas juga menggunakan water cannon untuk mengendalikan massa yang bertahan di depan kantor gubernur. Di tengah situasi yang memanas itulah gestur Bripka MMG terekam kamera dan tersebar cepat di media sosial.

Kabid Humas: Tindakan Itu Pelanggaran Disiplin

Kabid Humas Polda Bengkulu, Kombes Pol Imam Wijayanto, menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran disiplin dan tidak mencerminkan doktrin maupun pola pelayanan Polri dalam menjalankan tugas pengamanan aksi unjuk rasa.

"Polda Bengkulu melalui Bidpropam telah melakukan evaluasi terkait berita viral yang terjadi pada saat pelayanan unjuk rasa di Pemprov Bengkulu pada 24 September 2026," jelas Kabid Humas Polda Bengkulu.

Polda Bengkulu juga menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi sikap personel yang menyimpang dari prosedur pelayanan masyarakat.

Permohonan Maaf Resmi Polda Bengkulu

Melalui akun resminya, Polda Bengkulu menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas sikap personel yang dinilai tidak terpuji dalam pelayanan aksi unjuk rasa.

"Polda Bengkulu mohon maaf atas sikap personel yang tidak terpuji pada saat pelayanan aksi unjuk rasa memperingati Hari Tani," tulis akun resmi Polda Bengkulu.

Langkah evaluasi dan penindakan terhadap oknum personel menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di wilayah Bengkulu.

Tindak Lanjut dan Komitmen Perbaikan Pelayanan

Polda Bengkulu memastikan proses pemeriksaan terhadap Bripka MMG berjalan sesuai mekanisme internal kepolisian. Sanksi disiplin diberikan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatan yang menjadi perhatian publik.

"Saat ini salah satu oknum personel Polda Bengkulu telah diamankan dan dilakukan tindakan disiplin untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," tutup Kabid Humas Polda Bengkulu.

Polda Bengkulu juga menyatakan akan memperkuat pembinaan personel agar kejadian serupa tidak terulang dalam setiap tugas pengamanan aksi unjuk rasa di wilayah Provinsi Bengkulu.

Reporter: Yusrizal Ahmad
Sumber: bengkuluekspress.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top