KOTA BENGKULU — Program MENTARI bukan rutinitas pagi biasa. Setiap hari, peserta didik SDN 07 Kota Bengkulu dibiasakan datang lebih awal dengan target meraih "bintang" sebagai simbol penghargaan atas kesiapan dan usaha mereka. Sebelum pembelajaran dimulai, anak-anak mempersiapkan diri, sarapan sebagai bekal utama, dan menata semangat belajar.
Kebiasaan itu berjalan di bawah arahan Kepala Sekolah Priyanto Yuliana, M.Pd.Si. Guru menyambut siswa di gerbang utama dengan senyum hangat, lalu membiasakan mereka menyapa sopan sesuai SOP dan tema yang ditentukan setiap hari.
Kedatangan lebih awal memberi ruang bagi peserta didik melaksanakan piket kelas dan merawat tumbuhan. Kegiatan itu masuk dalam program Adiwiyata dengan semangat "Satu Pohon, Satu Napas".
Anak-anak diajak memahami bahwa setiap individu bertanggung jawab menjaga lingkungan sekolah tetap sehat, hijau, dan nyaman. Nilai kesantunan, rasa hormat, keberanian berkomunikasi, dan etika sehari-hari turut ditanamkan lewat kebiasaan sederhana ini.
Respons positif datang dari orang tua siswa, Berti. Ia mengaku merasakan perubahan nyata pada anaknya setelah Program MENTARI berjalan.
"Anak saya jadi lebih disiplin bangun pagi, lebih sopan, dan semangat berangkat sekolah. Saya sangat mendukung program ini karena membentuk kebiasaan baik sejak dini," ujar Berti.
Ia berharap program tersebut terus berlanjut dan menjadi budaya positif di SDN 07 Kota Bengkulu.
Dukungan juga disampaikan dewan guru, Ige Gusti Pratama. Menurutnya, MENTARI bukan hanya membiasakan peserta didik datang lebih awal, tetapi juga melatih tanggung jawab, kepedulian, dan rasa hormat kepada guru serta lingkungan.
"Kami melihat anak-anak tumbuh lebih percaya diri dan tertib. Ini hasil kerja bersama seluruh guru dan dukungan orang tua. Semoga menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi pembentukan karakter generasi kita," tuturnya.
Dari kebiasaan kecil di pagi hari, sejumlah manfaat tumbuh bersamaan: disiplin, sopan santun, kepedulian lingkungan, rasa percaya diri, dan semangat berprestasi. Karakter tidak terbentuk dalam sehari, melainkan melalui kebiasaan baik yang konsisten sejak dini.
Keberhasilan penilaian inovasi menjadi bukti kerja tim inovasi SDN 07 Kota Bengkulu. Ketika kebiasaan baik terus dipupuk, anak-anak diharapkan tumbuh menjadi generasi yang disiplin, santun, peduli, percaya diri, dan bersemangat meraih prestasi.