BENGKULU — Pimax memperkenalkan Spation, mini PC gaming yang mendukung SteamOS dan Windows, pada acara peluncuran 6 Oktober 2026 bersama headset VR Crystal Pro. Perangkat ini mengusung AMD Ryzen 7 9800X3D dengan opsi GPU Radeon RX 9070 XT atau GeForce RTX 5070 Ti. Harga dan jadwal pengiriman belum diumumkan.
Pimax menawarkan Spation dalam dua jalur pembelian: konfigurasi siap pakai dan versi barebone untuk pengguna yang ingin merakit sendiri. Pendekatan ini menyasar dua segmen sekaligus, yakni gamer yang ingin langsung memakai dan perakit PC yang terbiasa memilih komponen sendiri.
Konfigurasi utama Spation memakai prosesor AMD Ryzen 7 9800X3D yang mengandalkan teknologi 3D V-Cache untuk performa gaming. Pimax menyediakan pilihan kartu grafis Radeon RX 9070 XT atau GeForce RTX 5070 Ti.
Kombinasi tersebut menempatkan Spation bukan sebagai mini PC untuk game ringan atau emulasi. Sistem ini dirancang menangani game AAA dan aplikasi VR yang menuntut tenaga grafis besar.
Pada konfigurasi yang dipublikasikan, Pimax mencantumkan memori DDR5 32GB dan SSD NVMe PCIe 5.0 berkapasitas 1TB.
Spation menggunakan motherboard Mini-ITX dengan kartu grafis yang dipasang mendatar melalui kabel PCIe riser. Skema ini memungkinkan komponen kelas desktop masuk ke casing yang lebih ringkas.
Untuk pasokan daya, Pimax memasang Power Supply SFX 1000W. Kapasitas itu memberi ruang bagi komponen berdaya tinggi seperti RTX 5070 Ti, syarat penting untuk memainkan game AAA dengan setting tinggi.
Dari sisi koneksi, Spation membawa Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dan Ethernet 2,5 Gbps. Tersedia dua DisplayPort 2.1, satu HDMI 2.1, serta USB-C dengan DisplayPort 1.4a.
Pimax juga menyertakan satu USB4 dan enam port USB-A 3.2 Gen 2. Jumlah port ini relevan karena dukungan VR menuntut koneksi simultan ke headset, controller, sensor, dan perangkat tambahan lain.
Dukungan SteamOS menjadi salah satu daya tarik Spation. Sistem operasi berbasis Linux buatan Valve itu berfokus pada pengalaman gaming, tetapi tidak otomatis menjamin semua konfigurasi berjalan optimal.
Kompatibilitas driver GPU dan perangkat VR saat ini lebih condong ke Windows. Pimax menyatakan aplikasi Pimax Play sedang disiapkan untuk Linux agar headset VR buatannya bisa dipakai tanpa terlalu bergantung pada Windows.
Bagi pengguna yang memilih RTX 5070 Ti, dukungan driver NVIDIA dan kompatibilitas VR di Linux masih perlu diperhatikan sebelum menjadikan SteamOS sebagai sistem operasi utama. Windows kemungkinan tetap jadi pilihan lebih praktis untuk sebagian pengguna VR.
Versi barebone Spation memberi keleluasaan bagi pengguna untuk memasang GPU dan komponen lain sendiri. Fleksibilitas ini menarik bagi perakit PC yang ingin mengendalikan komponen dan biaya.
Meski demikian, harga paket dasar maupun total biaya setelah komponen ditambahkan masih belum diketahui. Pimax belum mengumumkan harga dan tanggal pengiriman Spation.
Peluncuran Spation menambah pilihan di segmen mini PC gaming yang tumbuh seiring minat gamer pada casing ringkas untuk menghemat tempat. Kehadiran SteamOS sebagai opsi sistem operasi juga menguji seberapa siap ekosistem Linux menangani kebutuhan VR kelas atas.