BENGKULU — Jakarta, 20 Juli 2026 — Kabar baik bagi pengguna kendaraan diesel. Sejak 1 Juli lalu, Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo kompak memangkas harga solar. Hingga hari ini, Senin (20/7), tidak ada perubahan harga pada seluruh produk BBM di keempat operator tersebut. Artinya, konsumen masih bisa menikmati harga yang sama seperti dua pekan lalu.
Penurunan harga solar terlihat jelas di produk Pertamina. Dexlite (CN 51) kini dibanderol Rp19.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex (CN 53) di angka Rp21.150 per liter. Angka ini turun signifikan dari harga sebelumnya yang sempat menyentuh Rp20.000-an.
Di sisi lain, Shell V-Power Diesel dan BP Ultimate Diesel sama-sama dipatok Rp21.340 per liter. Vivo juga tak ketinggalan dengan Diesel Primus di harga yang identik. Artinya, selisih harga solar non-Pertamina dengan Pertamina Dex kini hanya sekitar Rp190 per liter, menjadikan opsi BBM asing lebih kompetitif.
Untuk segmen bensin, harga Pertamax (RON 92) Pertamina masih menjadi yang termurah di angka Rp16.250 per liter. Sementara itu, BP 92 dan Revvo 92 dari Vivo kompak di harga Rp16.670 per liter. Selisih Rp420 ini cukup terasa bagi pengguna harian yang kerap mengisi full tank.
Menariknya, produk RON 92 dari Shell belum tersedia. Dalam daftar yang dirilis, Shell Super (RON 92) masih kosong, begitu pula dengan Shell V-Power (RON 95) dan Shell V-Power Nitro+ (RON 98). Belum ada konfirmasi resmi dari Shell Indonesia mengenai kapan ketiga produk tersebut akan kembali dijual.
BBM bersubsidi Pertalite (RON 90) masih bertahan di Rp10.000 per liter. Harganya tidak berubah sejak awal tahun, namun alokasi kuotanya dibatasi per daerah. Sementara itu, Pertamax Turbo (RON 98) dibanderol Rp19.300 per liter, sedangkan Pertamax Green (RON 95) di Rp17.000 per liter. Kedua produk ini menjadi pilihan utama bagi pengguna kendaraan performa tinggi di Indonesia.
Dengan tidak adanya perubahan harga di pertengahan bulan ini, konsumen bisa merencanakan pengisian BBM tanpa khawatir kenaikan mendadak. Namun, perlu diingat bahwa harga ini berlaku di SPBU resmi masing-masing operator dan bisa berbeda di wilayah terpencil atau daerah non-Jawa.