Usai apel pagi pukul 08.20 WIB, personel korps baju cokelat menanggalkan sebagian atribut dinas. Mereka beralih memegang sapu, sabit, dan kantong sampah. Fokus pembersihan menyasar area pelayanan publik, halaman Mako, hingga saluran air untuk mengantisipasi sarang penyakit.
Langkah ini dinilai strategis. Lingkungan yang bersih berbanding lurus dengan optimalnya pelayanan kepada masyarakat. Pembersihan tidak hanya dilakukan di Mako Polres, tetapi juga serentak di seluruh Polsek jajaran Rejang Lebong.
“Kami ingin menciptakan ruang kerja yang sehat dan nyaman bagi internal kepolisian. Sekaligus, aksi nyata ini diharapkan memicu kesadaran masyarakat luas akan pentingnya kebersihan,” ujar perwakilan Polres Rejang Lebong.
Pihak Polres berharap aksi kurvei ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Dengan melihat langsung personel bersih-bersih, masyarakat diharapkan turut serta menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.
Hingga berita ini diturunkan, kegiatan berjalan tertib. Situasi Mako Polres Rejang Lebong tampak lebih rapi dan segar. Tidak ada gangguan selama proses kerja bakti berlangsung.