BENGKULU — Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung prosesi pelantikan 1.204 Pamong Praja Muda lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan IPDN di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7). Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengonfirmasi bahwa para praja yang baru dilantik akan ditempatkan di instansi pemerintah pusat dan daerah sesuai dengan kebutuhan formasi aparatur sipil negara.
Penghargaan untuk 10 Lulusan Terbaik
Dalam seremoni tersebut, Presiden Prabowo memberikan penghargaan khusus kepada sepuluh lulusan dengan capaian akademik dan prestasi terbaik. Penghargaan tertinggi, Kartika Astha Brata, diberikan kepada Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.I.P. Sementara itu, penghargaan Sapta Adhi Praja diberikan kepada sembilan praja lainnya yang juga menonjol selama masa pendidikan.
"Dalam rangkaian acara pelantikan, Presiden akan memberikan penghargaan kepada 10 siswa lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan prestasi para lulusan selama menempuh pendidikan di IPDN," ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan, dikutip dari Antara.
Penempatan di Wilayah 3T Jadi Prioritas
Sejumlah besar Pamong Praja Muda akan dikirim ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Keputusan ini diambil untuk memperkuat aparatur negara di daerah yang selama ini minim akses terhadap pelayanan publik. Pemerintah menargetkan para lulusan mampu menjadi perekat persatuan dan menjaga harmoni sosial di tengah keragaman suku, agama, dan budaya setempat.
Integritas dan Reformasi Birokrasi Jadi Tekanan
Prasetyo menambahkan, pemerintah berkomitmen memperkuat sumber daya manusia aparatur melalui reformasi birokrasi yang profesional. Sikap integritas dan orientasi pada pelayanan publik menjadi syarat mutlak bagi para Pamong Praja Muda dalam menjalankan tugasnya.
"Semoga para lulusan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan berdedikasi tinggi bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menjadi bagian penting dari transformasi tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," kata Prasetyo.
Regenerasi Kepemimpinan untuk Indonesia Emas 2045
Pelantikan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam memastikan keberlanjutan regenerasi kepemimpinan aparatur. Dengan semangat Indonesia Maju dan target Indonesia Emas 2045, para pamong praja diharapkan mampu mendorong sinergi antara pemerintah pusat dan daerah. Mereka juga diminta menjadi motor penggerak transformasi tata kelola yang berorientasi pada kepentingan rakyat.