BENGKULU — Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata memastikan prinsip efisiensi anggaran yang ditegaskan pemerintah pusat akan diterjemahkan langsung ke dalam program pembangunan di daerahnya. Ia menilai kebijakan APBN 2027 yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto merupakan pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam merancang prioritas kerja.
“Arah kebijakan APBN 2027 yang disampaikan Presiden menjadi pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan,” kata Arie di Bengkulu, Sabtu.
Efisiensi Jadi Kunci Agar Program Tepat Sasaran
Menurut Arie, seluruh kebijakan anggaran pemerintah pusat harus mampu diterjemahkan dalam pelaksanaan pembangunan di tingkat kabupaten. Hal ini dinilai krusial agar penggunaan anggaran tidak keluar dari kebutuhan riil masyarakat dan memberikan dampak nyata.
“Disampaikan oleh Bapak Presiden untuk efisiensi anggaran betul-betul tepat sasaran, sehingga program-program di daerah ini betul-betul bisa dirasakan dan berdampak baik untuk kesejahteraan masyarakat Bengkulu Utara,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menyatakan kesiapannya mendukung kebijakan APBN 2027 melalui pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Fokus utama tetap pada program yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Ajakan Gotong Royong di HUT ke-81 RI
Dalam kesempatan tersebut, Arie juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat memperkuat kebersamaan dalam menjalankan pembangunan. Ajakan ini sekaligus menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia yang mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”.
“Pertama pemerintah daerah dan jajaran serta seluruh lapisan masyarakat Bengkulu Utara kita ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia. Dengan tema tahun ini yaitu 'Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur', untuk itu saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat mari kita bergotong royong, bersatu padu untuk memajukan dan membangun daerah ini dengan rasa kebersamaan untuk kesejahteraan masyarakat Bengkulu Utara,” katanya.
Arie berharap semangat gotong royong ini menjadi modal sosial dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat menjadi kunci keberhasilan program-program yang akan dijalankan.