Pencarian

Pemerintah Targetkan Bursa Mineral Icomex Beroperasi 1 Januari 2027, CPO dan Nikel Jadi Kandidat Komoditas

Senin, 17 Agustus 2026 • 18:46:31 WIB
Pemerintah Targetkan Bursa Mineral Icomex Beroperasi 1 Januari 2027, CPO dan Nikel Jadi Kandidat Komoditas
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menargetkan Bursa Komoditas Indonesia (Icomex) beroperasi pada 1 Januari 2027.

BENGKULU — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengonfirmasi nama bursa yang tengah disiapkan tersebut. "Ya kurang lebih, Indonesia Commodity Exchange atau Icomex," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Pengumuman ini mengemuka setelah Presiden Prabowo menyampaikan rencana pembentukan bursa tersebut dalam Pidato Tahunan di DPR. Saat ini, pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masih mematangkan persiapan institusi sekaligus dasar hukumnya.

Kedaulatan Harga Komoditas Jadi Inti Pembentukan Bursa

Prasetyo menegaskan bahwa pembentukan Icomex bukan sekadar menambah institusi bursa baru di dalam negeri. Tujuan utamanya adalah mengalihkan penentuan harga komoditas unggulan yang selama ini lebih banyak ditentukan di pasar internasional.

"Intinya adalah kedaulatan terhadap barang-barang yang kita miliki harus kita yang menentukan. Selama ini kan nggak," kata Prasetyo.

Pernyataan ini menyiratkan bahwa pemerintah ingin posisi tawar Indonesia dalam perdagangan komoditas global lebih kuat. Selama ini, harga komoditas seperti CPO dan nikel lebih banyak mengacu pada bursa komoditas di luar negeri, bukan dari dalam negeri.

Nasib ICDX Belum Jelas, Pemerintah Buka Opsi Integrasi

Di Indonesia sebenarnya sudah berdiri Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) sejak 2009. Bursa swasta ini selama ini memfasilitasi perdagangan kontrak berjangka komoditas dan produk derivatif.

Namun, Prasetyo belum mau memastikan apakah ICDX akan diintegrasikan ke dalam Icomex. "Nanti kita lihat ininya, bisa jadi kan mungkin bisa gabung, mungkin bisa sendiri," ujarnya singkat.

Kepastian mengenai nasib ICDX dan struktur Icomex masih menunggu proses pembahasan lebih lanjut. Yang jelas, pemerintah masih membuka semua opsi, baik menggabungkan bursa yang sudah ada maupun membentuk institusi baru yang berdiri sendiri.

Daftar Komoditas yang Masuk Bursa Masih Dikaji

Pemerintah belum memutuskan secara resmi komoditas apa saja yang akan diperdagangkan di Icomex. Prasetyo hanya menyebut beberapa komoditas kritis yang menjadi andalan produksi nasional tengah dipertimbangkan.

  • Olahan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO)
  • Nikel
  • Batu bara

"Belum, belum diputuskan. Yang pasti adalah komoditas-komoditas yang memang itu produksi kita yang paling utama. Misalnya CPO, nikel, batu bara," jelas Prasetyo.

Dengan target operasi yang tinggal menghitung bulan, pelaku industri dan investor kini menunggu kepastian regulasi serta mekanisme perdagangan di bursa anyar ini. Kehadiran Icomex berpotensi mengubah cara eksportir Indonesia melakukan hedging dan transaksi komoditas, sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai pusat perdagangan komoditas regional.

Follow www.bengkulutime.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks