BENGKULU — Puluhan siswa dan guru di salah satu SMKN ternama Bengkulu mengalami kejadian tak biasa. Peristiwa itu terjadi tepat setelah upacara peringatan Sumpah Pemuda, saat sekolah bersiap menggelar lomba memasak dan tarik tambang.
Kejadian bermula ketika para siswa kembali ke kelas masing-masing. Belum sempat guru memberikan instruksi lomba, seorang siswa tiba-tiba kerasukan. Kondisi itu menyebar cepat ke siswa lain di ruang yang sama.
Guru yang Mencoba Menolong Ikut Mengalami Hal Serupa
Situasi makin tidak terkendali saat seorang guru yang berusaha menolong justru ikut kesurupan. Guru lain yang melihat kejadian itu bergegas memanggil pemuka agama, yang kerap disebut "orang pintar", untuk mengatasi persoalan tersebut.
Setelah didoakan, sebagian siswa dan siswi mulai tersadar. Namun, untuk mencegah situasi meluas, pihak sekolah memulangkan seluruh siswa dan membatalkan lomba yang sudah direncanakan.
Kesaksian Orang Pintar: Kejadian Serupa Pernah Terjadi di Tahun 2000-an
Pemuka agama yang dipanggil mengungkapkan fakta mengejutkan. Kejadian serupa pernah terjadi di sekolah yang sama pada tahun 2000-an, dan salah satu korban kesurupan dilaporkan meninggal dunia.
Hingga kini, peristiwa itu masih menjadi perbincangan warga Bengkulu. Misteri penyebab kesurupan massal yang menimpa puluhan siswa dan guru tersebut belum terpecahkan, tanpa ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait.