BENGKULU — Universitas Bengkulu (Unib) mengubah sasaran pembagian bendera Merah Putih tahun ini. Jika sebelumnya hanya menyasar pegawai non-PNS, tenaga kebersihan, dan tenaga pengamanan di lingkungan kampus, kini jangkauannya diperluas ke rumah dan tempat usaha masyarakat di sekitar kampus.
"Bendera ini kami berikan kepada masyarakat yang belum memasang bendera. Ini bagian dari perhatian kita dan sekaligus mengajak masyarakat untuk bersama-sama memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia," kata Rektor Unib Indra Cahyadinata di Bengkulu, Jumat.
Warga Tanpa Tiang Bendera Jadi Perhatian Khusus
Pembagian ini bukan sekadar seremonial. Unib menyiapkan tiang bendera bagi warga yang belum memiliki sarana untuk mengibarkan Merah Putih. Dalam sejumlah kunjungan ke rumah dan tempat usaha warga, Indra Cahyadinata turut membantu memasangkan bendera yang diberikan.
Dengan cara itu, warga yang sebelumnya belum memasang bendera dapat langsung ikut menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan tanpa perlu menyiapkan perlengkapan tambahan.
Mengapa Sasaran Pembagian Bendera Diperluas?
Perluasan ini dipicu temuan langsung di lapangan. Masih terdapat rumah dan tempat usaha di sekitar kampus yang belum memasang Merah Putih menjelang peringatan Hari Kemerdekaan.
Kondisi itu kemudian direspons cepat dengan membagikan bendera secara langsung kepada warga yang belum memasangnya. Perluasan ini sekaligus menegaskan bahwa sasaran kegiatan tidak lagi terbatas pada lingkungan internal perguruan tinggi.
Masyarakat Sekitar Kampus Diajak Jadi Bagian Perayaan
Bagi Unib, pengibaran Merah Putih di lingkungan sekitar kampus menjadi bagian dari semarak peringatan Hari Kemerdekaan yang dapat dilakukan bersama masyarakat. Karena itu, bendera diberikan kepada warga yang belum memilikinya atau belum memiliki sarana untuk memasangnya.
Unib berharap, pembagian bendera itu mendorong semakin banyak rumah dan tempat usaha di sekitar kampus mengibarkan Merah Putih dalam menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di daerah setempat.