BENGKULU — Film dokumenter NAZA resmi tayang di bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2026, didistribusikan oleh KlikFilm. Dokumenter arahan Yuval Abraham dan Rachel Szor ini meraih Penghargaan Khusus Juri di Festival Film Venesia 2026 dan mendapat tepuk tangan 25 menit usai pemutaran perdananya. NAZA juga akan tayang bertahap di 50 negara dan wilayah, serta tersedia daring di situs resmi The Guardian.
KlikFilm membawa NAZA ke layar lebar Indonesia sebagai bagian dari komitmen menghadirkan film-film pilihan dari berbagai belahan dunia. Direktur KlikFilm, Frederica, menyebut karya dokumenter ini sebagai tontonan yang membuka ruang refleksi bagi penonton, bukan sekadar hiburan semata.
Sinopsis dan Isi Film
NAZA mengangkat kesaksian 24 perwira dan prajurit intelijen militer Israel yang identitasnya dirahasiakan. Mereka berbicara tentang operasi militer di Gaza dan sistem yang berada di balik pembunuhan massal warga sipil Palestina.
Proses pembuatan film ini berlangsung rahasia selama sekitar tiga tahun. Sutradara Yuval Abraham dan Rachel Szor membangun dokumenter ini sebagai kesaksian atas tragedi yang menyisakan luka bagi masyarakat Gaza, bukan sekadar dokumentasi peristiwa biasa.
Capaian di Festival Film Venesia 2026
NAZA menggelar world premier di Festival Film Venesia 2026 dan pulang membawa Penghargaan Khusus Juri. Pemutaran perdananya mendapat tepuk tangan meriah selama 25 menit dari hadirin festival.
Pencapaian itu menjadi salah satu alasan KlikFilm yakin film ini bisa diterima penonton Indonesia. Frederica menilai penghargaan dan respons internasional membuktikan cerita tentang kemanusiaan mampu melampaui batas negara dan bahasa.
Alasan KlikFilm Mendistribusikan NAZA
Frederica menyatakan KlikFilm ingin terus memberi kesempatan kepada penonton Indonesia menyaksikan film internasional dengan kekuatan cerita, keberanian artistik, dan relevansi sosial yang kuat. Menurutnya, film bisa membuka mata dan membuat penonton melihat dunia dari perspektif berbeda.
"NAZA mengangkat isu kemanusiaan yang sangat penting untuk kita perhatikan bersama. Kami berharap film ini bisa mengajak penonton Indonesia untuk tidak hanya menyaksikan sebuah peristiwa, tetapi juga merenungkan nilai kehidupan, empati, dan kemanusiaan di tengah situasi yang begitu sulit," kata Frederica dalam keterangan tertulis.
Ia menambahkan, penayangan NAZA di Indonesia diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat untuk melihat, memahami, dan mendiskusikan isu kemanusiaan yang menjadi perhatian dunia.
Jadwal Tayang dan Distribusi Global
Selain di Indonesia, film produksi The Guardian ini tayang secara bertahap di 50 negara dan wilayah. Dokumenter NAZA nantinya juga tersedia secara daring di situs resmi The Guardian.
Penayangan di bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2026 menandai langkah KlikFilm menghadirkan karya sinema internasional yang mengangkat isu kemanusiaan. Dengan pencapaian internasional dan tema yang relevan, NAZA diharapkan meninggalkan kesan mendalam bagi penonton Indonesia.