BENGKULU — Aura Indah Khairunnisa, mahasiswi Program Studi Administrasi Publik Universitas Bengkulu (Unib), menorehkan prestasi pada Bencoolen Fashion Week Night 3. Ia meraih juara pertama sekaligus gelar juara umum pada kategori umum dalam ajang yang digelar di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Hidayat. Penyerahan berlangsung dalam rangkaian Bencoolen Fest 2026 yang digelar selama tiga hari, 9–11 Oktober 2026.
Puluhan Peserta Tampilkan Busana Bermotif Batik Bengkulu
Bencoolen Fashion Week Night 3 menghadirkan puluhan putra-putri daerah yang memperlihatkan kemampuan membawakan busana berbahan atau bermotif batik khas Bengkulu. Setiap peserta menampilkan karakter, gaya, dan kepercayaan diri melalui rancangan busana yang dikenakan.
Peragaan tersebut memperlihatkan bahwa batik tidak hanya cocok untuk acara formal atau kegiatan adat. Sentuhan desain kreatif membuat kain bermotif tradisional bisa diolah menjadi busana modern yang menarik bagi berbagai kalangan, termasuk anak muda.
Kehadiran batik Bengkulu di atas panggung fesyen membuka ruang bagi masyarakat untuk mengenal kekayaan motif dan identitas budaya daerah. Pendekatannya lebih dekat dengan perkembangan zaman, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Bencoolen Fest 2026: Ruang Kolaborasi Ekonomi Kreatif dan UMKM
Bencoolen Fashion Week Night 3 merupakan bagian dari Bencoolen Fest 2026 yang diselenggarakan Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu. Festival tiga hari itu menghadirkan beragam agenda pengembangan ekonomi kreatif, perluasan pemasaran UMKM, serta peningkatan literasi keuangan masyarakat.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, dan generasi muda untuk mengenalkan potensi ekonomi daerah. Sektor fesyen dinilai punya peluang berkembang karena berkaitan erat dengan produk tekstil, kerajinan, desain, hingga pemasaran.
Batik khas Bengkulu dapat memperoleh nilai tambah melalui inovasi model pakaian, peningkatan kualitas produk, dan promosi yang menjangkau konsumen lebih luas.
Panggung Fesyen sebagai Sarana Asah Talenta Muda
Selain menjadi hiburan bagi pengunjung pusat perbelanjaan, kegiatan ini memberi kesempatan peserta mengasah kemampuan tampil di depan publik. Pengalaman tersebut membangun kepercayaan diri sekaligus memperluas peluang berkiprah di industri kreatif.
Bagi generasi muda, kompetisi fesyen dapat menjadi sarana mengenal dunia peragaan busana, desain, dan promosi produk berbasis budaya. Partisipasi puluhan peserta memperlihatkan promosi budaya bisa dilakukan lewat pendekatan kreatif yang menarik perhatian masyarakat.
Pengenalan batik melalui peragaan busana berpotensi meningkatkan perhatian masyarakat terhadap produk lokal. Jika didukung kreativitas desainer, pelaku UMKM, dan strategi pemasaran yang tepat, produk berbasis budaya berpeluang memasuki pasar yang lebih beragam.
Kolaborasi untuk Produk Unggulan Bengkulu
Kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan talenta lokal diharapkan membuka lebih banyak peluang bagi pengembangan produk unggulan Bengkulu. Pelestarian budaya dapat berjalan beriringan dengan perkembangan industri kreatif.
Prestasi Aura Indah Khairunnisa sebagai juara umum menjadi salah satu catatan dalam pelaksanaan Bencoolen Fest 2026. Keterlibatan puluhan peserta menunjukkan panggung fesyen dapat menjadi sarana mengembangkan bakat sekaligus memperkenalkan identitas budaya daerah.
Batik Bengkulu diharapkan semakin dikenal masyarakat luas, memiliki daya saing di pasar fesyen, dan terus menjadi bagian dari kreativitas generasi muda tanpa kehilangan nilai tradisionalnya.