SELUMA — Rapat pembahasan Raperbup Seluma digelar untuk memastikan setiap materi rancangan peraturan dikaji secara cermat, terarah, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Forum ini dihadiri Inspektorat Kabupaten Seluma, Kepala Bagian Hukum Setda Seluma, serta perwakilan OPD terkait.
H. Hendarsyah menekankan bahwa keterlibatan aktif OPD diperlukan agar regulasi yang dirumuskan memiliki kejelasan substansi dan dapat diterapkan secara efektif. Setiap masukan, menurut dia, perlu disampaikan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing perangkat daerah.
Mengapa OPD Diminta Telaah Sejak Tahap Awal
Asisten I Setda Seluma meminta seluruh aspek yang berkaitan dengan materi Raperbup ditelaah menyeluruh sejak pembahasan dimulai. Langkah itu diambil supaya potensi persoalan maupun hal-hal yang memerlukan penyempurnaan bisa diidentifikasi lebih awal.
Dengan cara tersebut, rumusan peraturan yang dihasilkan diharapkan lebih matang sebelum masuk tahap penetapan. Pemerintah Kabupaten Seluma menargetkan regulasi yang terarah dengan mengutamakan ketepatan materi, kejelasan aturan, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Koordinasi Lintas OPD Jadi Kunci Kejelasan Substansi
Dalam memimpin pembahasan, H. Hendarsyah menyoroti pentingnya koordinasi antar-OPD. Menurutnya, masukan yang jelas dan terarah menentukan apakah regulasi yang disusun benar-benar sesuai kebutuhan pemerintahan daerah.
"Pembahasan Raperbup ini membutuhkan koordinasi yang baik dari seluruh OPD terkait. Setiap masukan perlu disampaikan secara jelas dan terarah agar regulasi yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan pemerintahan daerah," ujar H. Hendarsyah.
Ia juga menegaskan bahwa komunikasi terbuka dan pembahasan menyeluruh menjadi faktor penting dalam penyempurnaan rancangan peraturan. Setiap masukan yang disampaikan diharapkan menjadi bahan pertimbangan untuk memperjelas rumusan serta memastikan kesesuaiannya dengan kebutuhan daerah.
Diskusi dan Tanya Jawab Warnai Pembahasan Raperbup
Pembahasan berlangsung melalui diskusi dan sesi tanya jawab. Para peserta diberi kesempatan menyampaikan pendapat, usulan, serta penjelasan berdasarkan bidang tugas masing-masing.
Forum itu sekaligus menjadi ruang mengkaji substansi rancangan dan menyelaraskan pemahaman terhadap berbagai ketentuan yang akan diatur. Pemerintah Kabupaten Seluma berharap proses penyusunan Raperbup berjalan terarah melalui tahapan yang telah dijadwalkan.
Regulasi yang disusun secara cermat diharapkan menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Seluma.