REJANG LEBONG — Kualitas pendidikan di Rejang Lebong tidak bisa ditingkatkan secara parsial. Kepala Kemenag setempat, Rahman Umar, menekankan perlunya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, dengan pengawas sekolah sebagai garda depan di lapangan.
"Pengawas sekolah memiliki peran strategis dalam memastikan proses pendidikan berjalan sesuai standar mutu dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman," kata Rahman Umar dalam sambutannya.
Membangun Ekosistem yang Bersaing dengan Sekolah Umum
Menurut Rahman, pengawas sekolah di lingkungan Kemenag Rejang Lebong tak hanya bertugas mengawasi, tetapi juga membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas. Tujuannya agar madrasah dan sekolah keagamaan di daerah itu mampu bersaing secara positif dengan sekolah umum lainnya.
Ia menambahkan, penguatan kualitas ini mensyaratkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, Kemenag, pengawas sekolah, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta elemen masyarakat. Tanpa kerja sama itu, upaya perbaikan mutu akan berjalan lambat.
Muskab APSI: Agenda Pemilihan dan Penguatan Kompetensi
Muskab APSI Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026 yang digelar di Rejang Lebong itu dihadiri 35 peserta. Mereka berasal dari lingkungan Kemenag Rejang Lebong dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong.
Agenda utama forum ini bukan sekadar memilih kepengurusan baru APSI. Peserta juga mendapatkan materi penguatan kompetensi yang disampaikan langsung oleh pengurus APSI Provinsi Bengkulu. Materi itu mencakup fungsi pembinaan, supervisi akademik, hingga pengawasan manajerial di setiap satuan pendidikan.
Ketua APSI Provinsi: Jaga Semangat Pengabdian
Ketua APSI Provinsi Bengkulu Purwanto mengajak seluruh pengawas sekolah untuk terus menjaga semangat pengabdian. Ia meminta para pengawas menunjukkan dedikasi terbaik bagi dunia pendidikan di daerah.
"Dengan semangat yang tinggi, kita harus tetap eksis di mana pun berada. Tunjukkan dedikasi dan komitmen untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam memajukan pendidikan," ujar Purwanto.
Ia berharap forum musyawarah ini dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kapasitas para pengawas. Dengan begitu, mereka bisa menjalankan tugas pembinaan dan pengawasan secara lebih efektif ke depan.